KONEKSI ANTAR MATERI TOPIK 5 PSDPI

 

PENDEKATAN, STRATEGI, METODE, DAN TEKNIK PEMBELAJARAN YANG DITERAPKAN SEBAGAI SCAFFOLDING PADA ZPD DAN KAITANYYA DENGAN BEBERAPA MATA KULIAH PPG PRAJABATAN

A.     Pendekatan, Strategi, Metode, dan Teknik Pembelajaran yang Diterapkan Sebagai Scaffolding pada ZPD kaitanyya dengan Mata kuliah Filosofi pendidikan Indoensia. Di jabarkan sebagai berikut.

1.      Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) dan Pendidikan Ki Hajar Dewantara:

PBL menekankan pada peran aktif siswa dalam pembelajaran, sejalan dengan konsep keaktifan dan kemandirian belajar yang ditekankan dalam pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara. Filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara menekankan pada pembelajaran yang memungkinkan siswa belajar melalui pengalaman langsung dan interaksi dengan lingkungan mereka, yang sesuai dengan pendekatan PBL.

2.      Model Cooperative Learning dan Pendidikan Ki Hajar Dewantara:

Pendekatan kerjasama dalam Cooperative Learning mencerminkan nilai-nilai solidaritas sosial dan kebersamaan yang diadvokasi oleh Ki Hajar Dewantara. Pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara tidak hanya mengedepankan pembelajaran individual, tetapi juga pembentukan karakter dan kepribadian siswa melalui interaksi sosial dalam proses pembelajaran.

3.      Demonstrasi dan Praktek Bersama (Demonstration and Guided Practice) serta Pendidikan Ki Hajar Dewantara:

Pendekatan ini mencerminkan konsep "belajar dari guru" yang penting dalam pemikiran Ki Hajar Dewantara. Ki Hajar Dewantara menekankan pentingnya peran guru sebagai pemimpin dalam proses pembelajaran, yang memberikan contoh dan bimbingan kepada siswa.

4.      Teknik Pembelajaran Model Think-Aloud dan Pertanyaan Membimbing serta Pendidikan Ki Hajar Dewantara:

Penggunaan teknik ini mencerminkan pendekatan refleksi dan dialog yang ditekankan oleh Ki Hajar Dewantara dalam pembelajaran. Filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara menekankan pada pentingnya siswa untuk berpikir kritis dan reflektif, serta berinteraksi secara aktif dengan materi pembelajaran melalui pertanyaan dan diskusi.

Dengan mengintegrasikan konsep-konsep tersebut, mahasiswa dalam mata kuliah Filosofi Pendidikan Indonesia dapat mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam tentang nilai-nilai dan prinsip-prinsip dasar Pendidikan Ki Hajar Dewantara, serta menerapkannya dalam praktik pembelajaran yang konkret dan relevan. Ini akan membantu mereka memahami dan menghayati filosofi pengembangan Pendidikan Nasional Indonesia secara lebih komprehensif.

B.      Kaitannya antara Pendekatan, Strategi, Metode, dan Teknik Pembelajaran yang Diterapkan Sebagai Scaffolding pada ZPD (Zona Proximal Pembelajaran) dengan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dalam konteks pendidikan adalah sebagai berikut:

1.      Implementasi Pendekatan dan Strategi Pembelajaran:

Selama PPL, calon guru dapat mengamati dan mempraktekkan pendekatan dan strategi pembelajaran yang digunakan untuk mendukung siswa dalam mencapai ZPD mereka. Misalnya, mereka dapat mengamati penggunaan pendekatan pembelajaran berbasis masalah atau model cooperative learning yang membantu siswa bekerja dalam ZPD mereka.

2.      Penerapan Metode Pembelajaran:

PPL memberikan kesempatan bagi calon guru untuk mencoba berbagai metode pembelajaran yang berfungsi sebagai scaffolding dalam mencapai ZPD siswa. Mereka dapat mempraktekkan metode seperti demonstrasi dan praktek bersama yang membantu memandu siswa melalui tahap-tahap pembelajaran sesuai dengan tingkat kemampuan mereka.

3.      Penggunaan Teknik Pembelajaran:

Calon guru dapat menggunakan teknik pembelajaran seperti model think-aloud atau pertanyaan membimbing untuk membantu siswa dalam mencapai ZPD mereka. Selama PPL, mereka dapat mempraktekkan penggunaan teknik-teknik ini dan mengamati bagaimana hal itu memengaruhi proses pembelajaran siswa di lapangan.

4.      Penerapan Prinsip-prinsip Pendidikan Ki Hajar Dewantara:

Dalam PPL, calon guru dapat menerapkan prinsip-prinsip pendidikan Ki Hajar Dewantara sebagai bagian dari scaffolding untuk ZPD siswa. Mereka dapat membangun hubungan yang inklusif dan penuh kasih dengan siswa, serta mengintegrasikan nilai-nilai solidaritas sosial dan kebersamaan dalam lingkungan kelas.

Dengan demikian, PPL memberikan konteks praktis di mana calon guru dapat mengaplikasikan konsep-konsep pembelajaran dan prinsip-prinsip pendidikan yang telah dipelajari untuk mendukung perkembangan siswa dalam mencapai ZPD mereka. Hal ini mempersiapkan mereka untuk menjadi pendidik yang kompeten dan responsif terhadap kebutuhan belajar siswa di berbagai situasi pembelajaran.

"TERIMAKASIH"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Eksperiental Learning: Transformasi Pembelajaran PJOK di SMP Menyatu dengan Filosofi Pendidikan Indonesia

Tugas 3.3. Refleksi dan Rencana Tindak Lanjut

SEMINAR PPG Tahap Refleksi Pengalaman Belajar Setiap Mata Kuliah